Fawaid

YABNA ADAM (WAHAI ANAK ADAM)

YABNA ADAM (WAHAI ANAK ADAM)
Sumber: Muhsin Basyaiban

Berikut kutipan ceramah yang pernah disampaikan oleh Syaikh Mutawalli Sya’rawi rahimahullâh tentang jaminan rezeki dari Allahu subhânhu wa ta’âlâ kepada hamba-hamba-Nya. Tuhan kita telah menjamin rezeki bagi kita, lalu mengapa kita masih saja resah dengan urusan rezeki? Hingga banyak dari kita lupa dengan Tuhan kita, Allahu ‘azza wa jalla!!

Syaikh Mutawalli Sya’rawi berkata, “Ada sebuah hadits yang disebutkan dalam hadist Qudsi, yang mana hadits Qudsi ini merupakan pedoman bagi orang yang beriman. Allahu ‘azza wa jalla berkata,

Yabna Adam (Wahai anak Adam), janganlah kau takut terhadap kekuasaan, selama kekuasaanKu lah yang abadi. Dan kekuasanKu tidak akan pernah habis.

Yabna Adam (Wahai anak Adam), janganlah takut sempitnya harta, sedangkan hartaKu banyak. Dan hartaKu tidak akan pernah habis.

Yabna Adam (Wahai anak Adam), Aku menciptakanmu untuk beribadah, maka janganlah bermain-main dan Aku telah menjamin rezekimu, maka janganlah lelah (maksud lelah di sini adalah lelah raga, tetapi hati tetap bertawakal kepada Allah). Demi kekuasaan dan kemulianKu, jika kau ridha terhadap ketentuanKu atasmu, maka akan Aku bahagiakan jiwa dan ragamu. Dan Kucatat kau sebagai hamba yang bersyukur. Dan jika kau tidak ridha terhadap ketentuanKu atasmu, –Demi kekuasaan dan kemuliaanKu– Aku akan menjadikan kesusahan dunia atasmu. Dan kau berlari mengejar dunia seperti hantu-hantu berlarian dihutan pada malam hari. Kemudian, kau tidak akan mendapatkan apapun kecuali apa yang aku tetapkan atasmu.

Yabna Adam (Wahai anak Adam), Aku telah menciptakan langit dan bumi dan Aku sama sekali tidak merasa kesusahan. Apakah susah bagiKu untuk mengatur rezekimu?

Yabna Adam (Wahai anak Adam), janganlah kau tanya padaKu mengenai rezeki hari esok? Sebagaimana Aku tidak pernah tanya padamu mengenai amalmu esok!

Yabna Adam (Wahai anak Adam), sesungguhnya Aku mencintaimu (Inilah keinginanku), maka atas hak-Ku ini jadilah hamba yang mencintaiKu.” *ALLAHU AKBAR …

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top