Fawaid

​BUKAKAN JALAN UNTUK CUCUKU!

BUKAKAN JALAN UNTUK CUCUKU!
Sumber: al-Habib Jindan bin Jindan
Editing: Muhsin Basyaiban

Dikisahkan ada seorang ulama bernama al-Habib Hamid ibn Umar Ba Alawy, beliau adalah di antara murid-murid daripada al-Imam al-Qutb ad-Dakwah wal-Irsyad al-Habib Abdullah ibn Alawi al-Haddad ra. Dan al-Habib Hamid sendiri adalah seorang Imam di Masjid Ba Alawy yang terletak di kota Tarim, Hadhramaut. Nah, diceritakan bahwasanya al-Habib Hamid selepas melakukan ibadah haji, beliau ingin sekali berziarah ke makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Namun, saat itu Masjid Nabawi nampak penuh dengan orang-orang yang juga ingin berziarah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al-Habib Hamid ingin mendekat ke pusara Rasul tapi tidak bisa, lantaran sudah penuh dengan orang-orang. Walhasil, al-Habib Hamid hanya bisa memberi salam kepada Rasul dari kejahuan. Tiba-tiba saja ada seorang penjaga makam yang berasal dari Maghrib/Maroko berseloroh. Ia mengatakan, “Di sini ada yang namanya Hamid ibn Umar tidak?” Namun, tidak ada yang menyaut. Lalu, ia mencari lagi ke shaf yang ke dua, “Ada yang namanya Hamid ibn Umar?” Tetapi, tidak ada juga. Ia terus mencarinya shaf demi shaf, “Siapa yang namanya Hamid ibn Umar?” Sampai pada akhirnya ia mencari hingga shaf yang akhir.

Maka, ketika al-Habib Hamid disebut-sebut namanya oleh penjaga makam tersebut al-Habib Hamid pun segera menyahut, “Saya yang bernama Hamid ibn Umar Ba Alwy dari Yaman/Hadhramaut.” Maka ketika itu juga, penjaga makam tersebut pun berkata dengan suara yang lantang, “Ayyuhan-Naas, persaksikan lah saya mendengar dari kuburan Nabi Muhammad ada yang berkata; BUKAKAN JALAN UNTUK CUCUKU YANG BERNAMA HAMID IBN UMAR BA ALAWY, saya ingin dekat dengannya.” Masya Allah Tabarakallah, maka al-Habib Hamid pun dibukakan jalan untuk maju ke depan sampai ke hadapan pusara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top