Kabar

​CERAMAH HABIB UMAR SAAT MAULID AKBAR DI MALAYSIA

CERAMAH HABIB UMAR SAAT MAULID AKBAR DI MALAYSIA
Editing: Muhsin Basyaiban

Sesungguhnya Allah mempunyai 360 pandangan untuk diberikan. Kalau saya seorang hamba mendapatkan satu pandangan daripada Allah maka tidak akan celakalah selama-lamanya.  Dan malam Jum’at merupakan waktu pandangann daripada Allah. Umat-umat sebelum kita tidak mendapat petunjuk akan kemuliaan hari Jum’at. Dan dikhususkan untuk kita memperbanyak bershalawat kepada junjungan besar Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jum’at. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling baik bagi kamu adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah bershalawat kepadaku. Sesungguhnya shalawat kamu akan sampai kepadaku walau di mana kamu berada.”

Wahai kamu semua yang mengharapkan pandangan daripada Allah, bershalawatlah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak mungkin pandangan Allah tidak sampai kepada kamu kalau kamu bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.


Kamu di sini sudah dibasahi dengan shalawat. Sesungguhnya shalawat adalah ikatan dan sambungan dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Buah dan hasil shalawat itu sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan Imam at-Tirmidzi dan perawi yang lain, “Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.”


Tahukah kamu betapa hebatnya kedudukan itu? Tahukah kamu alangkah hebatnya anugerah itu? Orang yang paling dekat dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadanya.


Sabdanya yang lain, “Barangsiapa yang bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali. Ini adalah merupakan bekal kepada kaum mukminin, sama saja jika dilakukan secara berjamaah atau sendirian, sama pula bila dilakukan secara sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan.


Tidak lah berkumpul suatu kaum di satu perkumpulan lalu tidak berzikir dan bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melainkan mereka bersurai dalam keadaan rugi.


Orang yang membaca surah al-Kahfi pada malam Jum’at atau hari Jum’at, Allah akan berikannya cahaya sampai cahaya itu ke Baitul Atiq, cahaya itu memanjang sampai ke Jum’at yang akan datang. 


Barangsiapa yang baca surah ad-Dukhan pada malam Jum’at, maka pada malam itu dia akan diampunkan oleh Allah. Di dalam hadisnya yang lain, barangsiapa yang bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Ashar sebanyak 80 kali, maka Allah akan mengampunkan dosanya selama 80 tahun. 


Dan barangsiapa yang bersuci atau mandi daripada rumahnya untuk menghadiri shalat Jum’at lalu dia mendengarkan khutbah Jum’at dan tidak mengganggu sesiapa yang hendak shalat Jum’at, maka dia akan diampunkan oleh Allah sehingga Jum’at yang akan datang ditambah lagi 3 hari.


Adakah kamu melihat dan mendengar fadilah-fadilah tadi?


Wahai umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidakkah apa yang kamu telah didengarkan dengan anugerah-anugerah yang besar tadi?


Sehingga dikatakan bahawasanya para malaikat itu apabila melihat umat-umat sebelum Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diselamatkan oleh Allah daripada api neraka dan mereka mengatakan, “Alhamdulillah.”, tapi malaikat tidak merasa takjub.

Tetapi yang mereka takjub apabila kalau ada umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tidak selamat daripada api neraka. Malaikat merasa takjub bagaimana dia tidak selamat sedangkan dia umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam? Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

*Kutipan ceramah ini disampaikan al-Habib Umar ibn Hafidz saat acara Maulid Akbar yang diadakan di Masjid Husein Seremban 2, Malaysia. Kamis, 27 Oktober 2016. 

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terpopuler

To Top