Taklim

CARA MEMBUAT HATI SENANG KEPADA AL-QUR’AN

CARA MEMBUAT HATI SENANG KEPADA AL-QUR’AN
Sumber: al-Ustadzi Alwi ibn Ali al-Habsyi
Editing: Mohsen Basheban

Di dalam sebuah hadits Nabi ‘alayhish-shalâtu was-salâm bersabda:

(اقْرَءُوا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوبُكُمْ (رواه البخاري

“Bacalah al-Qur’an selama hatimu jinak (senang) pada al-Qur’an.”  (al-Bukhari)

Artinya, hati ini ketika mau membuka al-Qur’an mestinya dengan perasaan senang, maka ketika itu barulah membaca al-Qur’an. Lantas yang menjadi pertanyaan adalah, Cara membuat hati kita ini bisa senang itu bagaimana?”  Jawabannya, “Ya, menjauhi maksiat.”

Kedua, kadangkala ketika mau membuka al-Qur’an hati kita serasa malas sekali. Nah, itu sebab hati kita sedang lalai. Subhanallah, saat ini BAINAL-MAGHRIB WAL-ISYA’ kita semua diganggu dengan acara televisi yang bicaranya masalah politik, politik dan politik; masalah AHOK, AHOK, dan AHOK. Hal seperti inilah yang bisa membuat hati kita menjadi lalai, (hatta) boleh jadi shalat Maghrib pun kita ditinggalkan pula. Wal-iyadzu billah.

Ketiga, apabila hati kita sedang ada suatu perselisihan, lalu kita membaca al-Qur’an. Maka, sejatinya kita ini belum membaca al-Qur’an! Sehingga, kalau di hati kita ini masih adanya perselisihan atau pertengkaran dengan saudara se-Muslim, atau kepada orang-orang lainnya, maka kita digolongkan bukan termasuk sebenar-benarnya orang yang membaca al-Qur’an. Oleh karena itu, segera sudahilah perselisihan tersebut. Semoga beberapa ilmu yang kita dapatkan ini bermanfaat, dan menjadikan hati kita untuk berupaya selalu merasa senang tatkala membuka ayat-ayat suci al-Qur’an. Wallahu a’lam. []

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top