Fawaid

BOCAH KECIL: WAHAI IMAM, HATI-HATILAH DENGAN GELARMU?

BOCAH KECIL: WAHAI IMAM, HATI-HATILAH DENGAN GELARMU?
Editing: Mohsen Basheban

PENERBITLAYAR.COM, YOGYAKARTA — Numan ibn Tsabit atau juga yang populer dengan panggilan Imam Abu Hanifah rahimahullâh, bahwasanya diceritakan suatu ketika beliau pernah berpapasan dengan seorang anak kecil (masih bocah) yang berjalan mengenakan sepatu kayu. Kemudian, Sang Imam berkata kepada anak kecil itu, “Hati-hati nak, dengan sepatu kayumu itu jangan sampai engkau tergelincir?!” Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya Abu Hanifah. Lalu Bocah tersebut pun bertanya kepada Sang Imam, “Bolehkah saya tahu namamu wahai tuan?!” Sang Imam pun menjawab, “Nu’man namaku?!” Bertanya lagi Si Bocah tersebut, “Jadi, Tuan-lah yang selama ini terkenal dengan gelar al-Imamu al-A’zham (Imam Agung) itu?!” Lalu berkatalah Imam Abu Hanifah kepada Si Bocah tersebut, “Bukan aku yang memberi gelar itu, tetapi masyarakatlah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku.”

Tiba-tiba Si Bocah itu pun berkata, “Wahai Imam, hati-hatilah dengan gelarmu jangan sampai tuan tergelincir ke neraka karena gelar tersebut?! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Akan tetapi, gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke dalam api neraka yang kekal jika saja kesombongan dan keangkuhan menyertainya.” Masya Allah Tabarakallah. Walhasil, Ulama Besar yang diikuti banyak umat Islam itu pun tersungkur menangis. Imam Abu Hanifah rahimahullâh sangat bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah tersebut. Ayyuhal-ikhwan, jika kita mau merenungkan sejatinya sudah betapa banyak manusia ini tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena kemaqoman. Janganlah kita jadikan gelar dunia untuk sebuah keangkuhan! Wallahu A’lam. Semoga kita semua mendapatkan buah pembelajaran dari sekelumit kisah di atas. Âmîn Ya Rabb. []

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top