Fawaid

TIDAKKAH MAMPU KALIAN MENJADI SEPERTI ABU DHAMDHAM?

TIDAKKAH MAMPU KALIAN MENJADI SEPERTI ABU DHAMDHAM?
Sumber : al-Habib Jindan ibn Jindan
Editing : Mohsen Basheban

PENERBITLAYAR.COM, YOGYAKARTA — Rasulullah shallallâhu ‘alahi wa sallam pernah menekankan kepada para sahabatnya dengan perkataan berikut, “AYA’JIZU AHADUKUM AN-YAKÛNA KA-ABÎ DHAMDAM/ TIDAKKAH MAMPU SALAH SEORANG DARI KALIAN MENJADI SEPERTI ABU DHAMDHAM?” Lalu para sahabat berkata kepada Rasulullah, “Siapa gerangan dia, wahai Rasul?” Maka Rasulullah shallallâhu ‘alahi wa sallam pun menjawab, “(Dia adalah) yang ketika keluar dari rumahnya tidak mempunyai apa-apa untuk bersedekah, lantas dia berkata: “Hari ini aku bersedekah dengan kehormatanku; yang membicarakan aku, yang berghibah, yang bernamimah, yang mencaci aku, (semua) aku maafkan. Inilah sedekahku kepada Allahu subhânahu wa ta’âlâ.” Masya Allah.

Sejatinya banyak cara untuk bersedekah, dan pula banyak cara untuk memulai hari kita dengan kebaikan. Dari kutipan hadits di atas menggambarkan kepada kita semua agar dapat memulai hari dengan menebar kedamaian di antara sesama. Sepeti memaafkan orang lain tanpa diminta? Hal ini secara tidak langsung membuat suasan hati kita pun menjadi damai, tidak mudah tersulut emosi ataupun dendam. Bahkan, sikap seperti ini dinilai pahala sedekah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah shallallâhu ‘alahi wa sallam di atas. Semoga bermanfaat.

Comments

comments

To Top