Fawaid

KISAH KEBERSAMAAN RASULULLAH DENGAN ANAK-ANAK

KISAH KEBERSAMAAN RASULULLAH DENGAN ANAK-ANAK
Sumber: Ustadz Alwi ibn Ali al-Habsyi
Editing: Muhsin Muhammad Basyaiban

PENERBITLAYAR.COM, YOGYAKARTA – Diriwayatkan dahulu ada anak-anak yang sedang berkumpul (bermain), ketika lewat di hadapan mereka para sahabat Nabi, maka mereka pun melambaikan tangannya seraya mengucapkan salam. Namun, sayangnya apa yang mereka lakukan itu tidak ada respon yang berarti dari para ashab Nabi tersebut. Maka, mereka pun berbisik-bisik di antara satu dengan yang lainnya, “Kenapa kalau kita ini melambaikan tangan dan mengucapkan salam, para ashab Nabi hanya melewati kita begitu saja, bahkan melihat kita pun tidak; apalagi mau menghampiri? Andaikan kami disapa saja, pasti hati kami pun akan berbahagia?” ungkap anak-anak itu.

Maka tak lama kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun lewat di hadapan mereka. Mereka pun berbisik-bisik, “Apalagi ini, sahabat-sahabatnya saja kami lambaikan tangan tidak ada yang mau menoleh. Nah, ini orang yang lebih besar daripada sahabat-sahabatnya.” Namun tak disangka, justru Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi mereka dan merangkul mereka semua. Masya Allah. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun ikut bermain bersama mereka; ada yang menaiki pundak beliau, ada yang di belakang beliau, ada pula  yang di samping kanan dan kiri beliau. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menggendong dan menuntun anak-anak itu sampai ke rumah mereka. Masya Allah Tabarakallah.

Ketika anak-anak itu sampai di rumahnya masing-masing, maka mereka pun menceritakan kepada orang tua mereka, “Aku tadi di depan Rasulullah.” Ada juga yang mengatakan, “Aku tadi di belakang Rasulullah.” Ada yang mengatakan, “Aku tadi digendong samping kanan Rasulullah.” Dan lain sebagainya. Mereka bahagia bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan tidak hanya orang dewasa saja bahkan anak-anak atau siapa pun akan berbahagia bersama beliau, karena rahmat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Fa Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki 1 Rabiul Awwal, bulan penuh Agung, bulan di mana dilahirkannya Baginda Nabi ‘alayhish-shalatu was-salam. Maka ayyuhal ikhwan, mari kita isi bulan ini dengan mengagungkan beliau dan menambahkan rasa kecintaan kita kepada beliau, Shalluu Alal-Habiib … []

Comments

comments

To Top