Fawaid

MENEMPUH SATU BULAN PERJALANAN DEMI ILMU

MENEMPUH SATU BULAN PERJALANAN DEMI ILMU
Editing: Muhsin Muhammad Basyaiban

PENERBITLAYAR.COM, YOGYAKARTA — Diriwayatkan di dalam “Musnad Imam Ahmad” dan di dalam “Mu’jam al-Kabir” oleh Imam ath-Thabrani tentang Sayyidina Jabir ibn Abdillah ra.,  bahwa ia mendengar ada satu hadits yang belum pernah ia dengar, yaitu pada Sayyidina Abdullah ibn Unays ra. yang ada di negeri Syam (Syam adalah wilayah antara Iran dan Jordan yang mana bisa menempuh perjalanan satu bulan dengan unta). Maka ia pun membeli unta dan berjalan menuju rumah Abdullah ibn Unays ra. untuk mendengarkan satu hadits yang belum pernah ia dengar tersebut; satu hadits saja. Masya Allah.

Satu bulan perjalanan naik unta, berarti menginap dalam perjalanan selama 30 malam, kita belum pernah merasakan perjalanan selama satu bulan, kalau dengan pesawat jarak yang terjauh bisa ditempuh dengan beberapa hari saja. Maka bagaimana dengan perjalananan satu bulan, apalagi menggunakan unta, beliau menyusuri jalan sendiri, berhenti, berkemah, makan dan minum kemudian melanjutkan perjalanan lagi demikian selama satu bulan, berapa bekal yang harus beliau bawa, berapa uang yang harus beliau bawa, bagaimana beliau melewati hari-harinya dalam panas terik matahari, melewati hutan dan padang pasir selama satu bulan perjalanan hanya untuk satu haditsnya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang belum ia ketahui. Subhanallah.

Maka sesampainya di negeri Syam, ia berkata kepada salah seorang pelayan Abdullah ibn Unays ra., “Katakan kepada tuanmu, bahwa Jabir ibn Abdillah menunggu di depan pintu.” Maka Abdullah ibn Unays pun datang seraya menyambutnya dan mereka saling berpelukan, kemudian Abdullah ibn Unays berkata, “Wahai Jabir, apa yang membuatmu jauh-jauh dari Madinah datang ke sini?” Maka Jabir ibn Abdillah berkata, “Aku dengar engkau mempunyai satu hadits yang belum diajarkan kepada banyak orang, aku mau mendengar hadits itu.”

Kemudian Abdullah ibn Unays berkata, “Wahai Jabir, satu bulan perjalanan engkau ke sini hanya untuk satu buah hadits?!” Abdullah ibn Jakfar pun berkata, “Aku takut wafat sebelum aku mendengarnya, maka jangan sampai hal itu terjadi.”

Masya Allah Tabarakallah, beliau ingin menambah ilmu haditsnya walaupun hanya satu hadits, sampai-sampai ia takut keburu wafat dan belum mendengarnya. Bahkanm, rela menempuh jarak yang sangat jauh dengan masa satu bulan demi satu hadits Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

Kumpulan Hadits-Hadits Nabi saw. Karya al-Habib Umar ibn Hafizh, Tarim, Hadhramaut, Yaman.

Bagaimana dengan kita?

Zaman kita sekarang, hadits-hadits telah dibukukan dan keberagaman media belajar memudahkan kita untuk mendapatkan ilmu. Ribuan bahkan jutaan hadits, berbagai bidang ilmu dan pengetahuan bisa dengan mudah kita ketahui, jika kita mau. Semoga kisah perjalanan para guru-guru kita menyadarkan kita betapa berharga dan pentingnya ilmu. Ya Allah bi-taufîq hatta nafîq wa nalhaqil-farîq, mudah- mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang shaleh. Allahumma Âmîn. []

*Info Pemesanan Buku: CALL/SMS/WA + 0896 3122 7377

Comments

comments

To Top