Fawaid

DETIK-DETIK KELAHIRAN RASULULLAH

DETIK-DETIK KELAHIRAN RASULULLAH
Sumber: al-Habib Abdullah ibn Jakfar al-Habsyi
Editing: Muhsin Muhammad Basyaiban

PENERBITLAYAR.COM, YOGYAKARTA – Berikut kami akan gambarkan detik—detik di mana Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dilahrikan di muka bumi ini, yang kami kutip dari buku “KISAH SANG RASUL” karya al-Habib Abdullah ibn Jakfar al-Habsyi. Mari kita simak seksama detik-detik lahirnya makhluk termulia di seantero jagad raya ini., dan semoga kisah ini dapat menambah kecintaan kita.

“Pada puncak malam ke-12 Bulan Rabi’ul Awwal, langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun, saat itu Sayyid Abdul Muthalib ra. sedang bermunajat kepada Allah swt. di sekitar Ka’bah, dan Sayyidah Aminah rha. sendirian di rumah, tanpa ada seorang pun yang menemaninya, tiba-tiba beliau melihat tiang rumahnya terbelah, dan perlahan-lahan muncul empat orang wanita yang sangat anggun nan cantik jelita dan diliputi cahaya laksana rembulan serta semerbak harum wewangian memenuhi seluruh ruangan.

Tiba-tiba wanita pertama datang dan seraya berkata kepada Sayyidah Aminah rha., “Sungguh, berba-hagialah engkau wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan keberun-tungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung junjungan alam semesta Baginda Nabi Muhammad saw..”

Maka Sayyidah Aminah rha. pun berkata, “Siapakah gerangan dirimu?”

Wanita tersebut menjawab, “Kenalilah olehmu sesungguhnya aku ini adalah Hawwa’ Ibunda seluruh umat manusia. Aku diperintahkan Allah swt. untuk menemanimu.”

Kemudian Ibu Hawwa’ duduk di samping kanan Sayyidah Aminah rha..

Dan mendekat lagi wanita yang kedua kepada Sayyidah Aminah rha. untuk menyampaikan kabar gembira kepadanya, “Sunggguh, berbahagialah engkau wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Baginda Nabi saw.; seorang Nabi Agung yang di anugerahi oleh Allah swt. kesucian yang sempurna pada diri dan kepribadiannya. Nabi Agung yang ilmunya sebagai sumber seluruh ilmunya para Nabi dan Kekasih Allah. Nabi Agung yang cahayanya meliputi seluruh alam.”

Dan Sayyidah Aminah rha. berkata, “Siapakah gerangan dirimu?”

Wanita tersebut menjawab, “Ketahuilah olehmu wahai Aminah, sesungguhnya aku ini adalah Sarah istri Nabiyyullah Ibrahim as., aku diperintahkan Allah untuk menemanimu.”

Kemudian Sayyidah Sarah duduk disebelah kiri Sayyidah Aminah rha..

Maka wanita ketiga pun kemudian mendekat dan menyampaikan kabar berita gembira kepadanya, “Sungguh, berbahagialah engkau wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung Baginda Nabi saw.; kekasih Allah yang paling agung, dan insan sempurna yang paling utama mendapati pujian dari Allah swt dan dari seluruh makhluk-Nya. Perlu engkau ketahui sesungguhnya aku adalah ‘Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan Allah untuk menemanimu.”

Kemudian Sayyidah Asiyah binti Muzahim tersebut duduk dibelakang Sayyidah Aminah rha..

Sejenak Sayyidah Aminah rha. semakin kagum, karena wanita yang ke empat adalah yang paling anggun, berwibawa dan memiliki kecantikan luar biasa. Kemudian mendekat kepada Sayyidah Aminah rha. untuk menyampaikan kabar gembira, “Sungguh, berbahagialah engkau wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung Baginda Nabi saw. yang di anugerahi Allah swt. berbagai macam mukjizat yang sangat agung dan sangat luar biasa. Beliau adalah junjungan seluruh penghuni langit dan bumi, hanya untuk beliau semata segala bentuk shalawat (rahmat ta’zhim) Allah swt. dan salam sejahtera-Nya yang sempurna. Ketahuilah olehmu wahai Aminah, sesungguhnya aku adalah Maryamm Ibunda Nabiyyullah Isa as.. Kami semua ditugaskan Allah untuk menemanimu demi menyambut kehadiran Baginda Nabi saw..”

Kemudian Sayyidah Maryam Ibunda Nabiyyullah Isa as. duduk mendekatkan diri di depan Sayyidah Aminah rha..

Keempat wanita suci mulai nan agung di sisi Allah swt. tersebut kemudian merapat dan mengelilingi diri Ibunda Rasulullah saw., Sayyidah Aminah binti Wahab, sehingga semakin memuncak rasa kedamaian dan kebahagiaan dalam jiwa Ibunda Rasulullah saw.. Kebahagiaan dan keindahan yang di alami oleh Ibunda Rasulullah saw. saat itu, tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata. Dan peristiwa demi peristiwa yang sangat agung, semakin Allah swt. limpahkan demi penghormatan besar kepada Baginda Nabi Muhammad saw..” Masya Allah Tabarakallah.

Para ulama ahli sejarah pun sepakat bahwa kelahiran Baginda Nabi Muhammad saw. jatuh pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun gajah, di Syi’ib (lembah) Abi Thalib kota Makkah al-Mukarramah. Kisah di atas hanyalah sedikit gambaran tentang detik-detik kelahiran Baginda Rasul, untuk mengulas lebih detailnya anda bisa membaca sejarah Nabi di buku berjudul “KISAH SANG RASUL” karya al-Habib Abdullah ibn Jakfar al-Habsyi. Semoga bermanfaat.

*Info Pemesanan Buku: CALL/SMS/WA + 0896 3122 7377

Comments

comments

To Top