Taklim

MENEPIS TUDUHAN GILA KEPADA RASUL

MENEPIS TUDUHAN GILA KEPADA RASUL
Sumber: al-Habib Umar bin Husein Assegaf
Editing: Muhammad Hafiz

PENERBITLAYAR.COM, SURAKARTA – Manusia diberi akal oleh Allah swt., dengan akal itulah manusia mendapatkan kemuliaan di atas makhluk-makhluk yang lain. Dengan akal manusia sanggup membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang terbaik di antara dua hal yang baik, begitu pula mana yang terburuk di antara dua hal yang buruk.

Rasulullah saw., dikaruniai akal yang sangat sempurna oleh Allah swt. Tidak ada makhluk yang akalnya mencapai kesempurnaan akal Rasulullah saw. Allah swt. berfirman:

نۤ ۚوَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَۙ ○ مَآ اَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُوْنٍ

“Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan, dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.” (QS. al-Qalam [68]: 1-2)

Maksud dari “bukanlah orang gila” adalah Rasulullah saw. memiliki derajat kesempurnaan akal dan pemikiran tertinggi. Allah swt. bersumpah menggunakan al-Qalam (Pena yang digunakan untuk menulis di al-Lauh al-Mahfudz) dan apa yang tertulis dengannya untuk menjelaskan bahwa Rasulullah saw. bukanlah orang gila, melainkan orang yang memiliki kesempurnaan akal yang tinggi.

Bagaimana mungkin Rasulullah saw. bukan orang yang berakal, padahal beliau saw. adalah manusia yang diberi wahyu oleh Allah swt. dan menjadi penutup para Nabi dan Rasul bagi seluruh umat. Al-Quran juga diturunkan kepada Rasulullah saw., yang mana seluruh ilmu dan hikmah yang ada di dunia terkandung di dalam al-Quran. Maka tidaklah Allah swt. menganugerahkan hal-hal semacam ini kecuali kepada seseorang yang telah Allah swt. khususkan dengan memiliki akal yang luar biasa, yaitu Rasulullah saw..

Ayat di atas juga menjadi jawaban bagi tuduhan dan cemoohan orang-orang kafir Quraisy yang berkata bahwa Rasulullah saw. adalah orang gila. Kita bisa baca di dalam riwayat para ulama bahwa para Nabi dan Rasul apabila diejek oleh kaumnya, mereka akan membela diri mereka sendiri. Tetapi ejekan terhadap Rasulullah saw. yang membela adalah Allah swt. sendiri.

Maka suatu hal yang mustahil apabila Rasulullah saw. yang diberi kenabian dan al-Quran dengan kandungan yang luar biasa adalah orang gila/bodoh. (Dinukil dari intisari rauhah siang yang diadakan di Masjid Riyadh 11 Maret 2021)

Comments

comments

To Top