Taklim

SEKELUMIT NASIHAT SOHIBUL MAULID 100 TAHUN LALU

SEKELUMIT NASIHAT SOHIBUL MAULID 100 TAHUN LALU
Sumber: al-Ustadz Alwi ibn Ali al-Habsyi
Editing: Muhammad Hafiz

PENERBITLAYAR.COM, SURAKARTA – Ayat-ayat al-Quran sudah banyak memberikan nasihat kepada kita. Hadis-hadis Nabi saw. juga telah memberi petuah dan nasihat yang begitu lengkap tentang kondisi zaman ini. Begitu pula kalam ulama banyak memberi wejangan dan hikmah kepada kita. Semua itu insya Allah bisa masuk ke dalam hati kita.

Namun anehnya, hati ini bukan semakin hari semakin lembut melainkan semakin keras membatu, semakin lama semakin jauh dari Allah swt. dari al-Quran, dari tuntunan sunnah Nabi Muhammad saw. Padahal berapal banyak ayat-ayat al-Quran yang kita baca, hadis-hadis Nabi saw. yang kita dengar, serta nasihat-nasihat yang kita terima. Namun semua tidak ada atsar (bekas)-nya sama sekali.

Sebab itu semua adalah ar-Ran (karat) yang meliputi hati kita. Sehingga yang ada hanyalah kebencian, kebengisan, iri-dengki, permusuhan dan lain sebagainya. Itu semua karena makanan yang kita makan bukanlah makanan yang halal, langkah hidup yang kita lakukan bukanlah langkah para salaf, habaib dan ulama.

Mari di dalam majelis dan waktu yang penuh berkah ini kita bersama-sama memperbaiki dan menyucikan hati kita.

مَا بَايُصْلِحْ قُلُوْبْ إِلَّا مُفَارَقَةُ الْمَعَاصِيْ وَ الذُّنُوْبْ

Tidak ada yang bisa memperbaiki hati ini kecuali dengan melepaskan diri dari maksiat dan dosa.
(al-Habib Ali ibn Muhammad ibn Husein al-Habsyi)

*Dinukil dari intisari pembacaan “Khatm Sahih Bukhari” yang diadakan di Ponpes at-Taqwa Alawiyah, Yogyakarta 14 Maret 2021.

Comments

comments

To Top