Fawaid

AKAL DAN LISAN BERBANDING TERBALIK

AKAL DAN LISAN BERBANDING TERBALIK
Editing: Muhammad Hafiz

ُإَِذَا تَمَّ عَقْلُ الْمَرْءِ قَلَّ كَلَامُه     #    وَ أًيْقِنْ بِحَمْقِ الْمَرْءِ إِنْ كَانَ مُكْثِرَا

ٌاَلنُّطْقُ زَيْنٌ وَ السُّكُوْتُ سَلَامَة  #            فَإِذَا نَطَقْتَ فَلَا تَكُنْ مِكْثَارَا

ًمَا إِنٌ نَدِمْتَ عَلَى سّكُوْتٍ مَرّة   #         وَ لَقَدْ نَدِمْتَ عَلَى الْكَلَامِ مِرَارَا

Jika sempurna akal seseorang, maka sedikit dia berbicara,
         Dan yakinlah bahwa seseorang itu bodoh jika banyak bicara
Kemampuan berbicara bagi seseorang adalah perhiasan, sedangkan diam adalah keselamatan,
          Maka jika engkau berbicara janganlah berlebihan
Engkau tidak akan menyesal karena diam sekali,
          Namun sungguh kamu akan menyesal karena bicara berkali-kali.

(Dinukil dari kitab Ta’lim al-Muta’allim Thariqa at-Ta’allum karya Syeikh Burhanuddin az-Zarnuji)

Comments

comments

To Top