Fawaid

MIMPI IMAM MALIK IBN DINAR

MIMPI IMAM MALIK IBN DINAR
Editing: Muhammad Hafiz

Imam Malik ibn Dinar bercerita:
Pada suatu malam aku pernah tertidur dan lupa membaca zikir yang biasa aku baca. Di dalam mimpi itu aku bersama seorang anak yang sangat rupawan yang sedang mengenggam secarik kertas.

‘Apakah kamu bisa membaca?’ tanya si anak.

‘Iya’ jawabku.

Kemudian dia serahkan kertas tersebut kepadaku, di dalamnya tertulis:

 

 

أَأَلْهَتْكَ اللَّذَاءِذُ وَ الْأَمَانَيْ    #   عَنِ الْبِيْضِ الْأَوَانِيْسِ فِيْ الْجِنَانِ
تَعِيْشُ مُخَلَّدًا لَا مَوْتَ فِيْهَا  #  وَ تَلْهُوْ فِيْ الْجِنَانِ مَعَ الْحِسَانِ
تَنَبَّهْ مِنْ مَنَامِكَ إِنَّ خَيْرًا  #  مَنَ النَّوْمِ التَّهَجُّدُ بِالْقُرْآنِ

Apakah kelezatan dunia dan angan-angan telah melalaikanmu dari perempuan-perempuan berkulit putih di surga?

Engkau akan hidup kekal di dalamnya tak akan mati, dan engkau akan bermain-main di surga bersama bidadari.

Bangunlah dari tidurmu! Sesungguhnya yang lebih baik dari tidur adalah tahajjud dengan al-Qur’an.

(Dinukil dari kitab Ihya ‘Ulumiddin karya Hujjatul Islam al-Imam al-Ghazai)

Comments

comments

To Top